BEASISWA.INFO

Info Terbaru Beasiswa Dalam & Luar Negeri

Seminar Internasional Sapi Perah tahun 2009 Fakultas Peternakan Universitas Andalas



Fakultas Peternakan Universitas Andalas Padang akan menyelenggarakan Seminar Internasional Sapi Perah. International Seminar of Dairy Cattle “Improving Productivity of Dairy Cattle usung Natural Product”. Seminar akan berlangsung dari tanggal 2-3 Juni 2009. Tempat Seminar: Gedung E dan F Kampus UNAND Limau Manis Padang.

Latar Belakang

Dewasa ini pembangunan pertanian khususnya sub sektor peternakan telah dirasakan pentingnya dalam menunjang pembangunan Nasional secara menyeluruh. Pembangunan sub sektor peternakan diharapkan dapat memenuhi 6 sasaran pokok, yaitu meningkatkan pendapatan, memperluas lapangan kerja, menunjang program konservasi tanah, menghemat devisa negara, meningkatkan produktivitas dan turut serta dalam program peningkatan gizi masyarakat.

Industri sapi perah merupakan bisnis yang prospektif dan dapat memberikan kesejahteraan kepada peternak jika dikelola dengan baik. Saat ini produksi susu di dalam negeri baru memenuhi sepertiga dari kebutuhan konsumsi nasional, sedangkan dua pertiganya masih harus diimpor. Total permintaan susu pada tahun 2006 adalah 2,1 juta ton, dimana penyediaan baru mencapai sekitar 489 ribu ton. Rendahnya produksi susu tersebut adalah karena rendahnya produktifitas sapi perah yang ada di Indonesia.

Berbagai langkah telah dilakukan dalam pembangunan peternakan dalam rangka meningkatkan produksi dan populasi ternak. Usaha peningkatan produksi ternak dapat dicapai dengan meningkatkan mutu genetik, perbaikan makanan dan ditunjang oleh sistem manajemen yang lebih baik, jaminan pasar bagi komoditi susu dan ternak, kesehatan ternak dan kualitas air susu yang terkontrol dan program pembinaan kepada para peternak guna meningkatkan produktivitas usaha peternakan dan kesiapan menerima tekhnik-tekhnik beternak yang lebih modern. Sedangkan untuk meningkatkan populasi ternak dapat dilakukan dengan usaha pemeliharaan sapi-sapi yang telah ada dan ditunjang oleh sapi-sapi yang sengaja didatangkan dari luar negeri.

Upaya peningkatan produktivitas ternak dapat dilakukan dengan beberapa cara diantaranya adalah dengan menggunakan berbagai potensi sumber daya alam yang ada, terutama sumber daya bahan pakan dalam meningkatkan produktivitas ternak perah. Disamping itu potensi bahan pakan non-konvensional seperti limbah dan pakan suplemen lain diharapkan juga dapat lebih berperan dalam peningkatan produktifitas ternak perah yang ada sesuai kondisi iklim daerah tropis seperti Indonesia.

Disamping masalah produktivitas, masalah lain yang juga perlu mendapat perhatian adalah bagaimana menghasilkan susu yang aman dan bebas residu peptisida. Kasus kerusakan susu disebabkan oleh beberapa hal diantaranya adalah mikroba, kadar residu peptisida, serta adanya kontaminan logam berat. Disamping itu, bahan makanan yang dikonsumsi oleh ternak akan memengaruhi kualitas dari susu yang dihasilkan. Bahan makanan yang dihasilkan secara non-organik akan mengakibatkan susu yang diproduksi akan mengandung bahan-bahan non-organik tersebut yang pada akhirnya akan membahayakan konsumen. Demikian pula halnya antibiotika yang digunakan untuk pengobatan dan memacu pertumbuhan ternak akan menyebabkan adanya residu dalam susu yang menimbulkan metabolit dalam tubuh. Kontaminan-kontaminan tersebut menyebabkan kerusakan susu dan dapat pula menyebabkan gangguan kesehatan bagi manusia yang mengkonsumsi susu tersebut.

Agar diperoleh produksi susu yang tinggi dengan kualiatas yang aman dan bebas residu, peran Perguruan Tinggi (PT) dan Lembaga Penelitian/Badan Litbang sangat penting. PT dan Lembaga Penelitian diharapkan dapat melakukan terobosan-terobosan dan menemukan inovasi-inovasi baru untuk meningkatkan produktifitas ternak perah. Pemerintah Darah serta Dinas/Instansi terkait juga perlu berperan aktif terutama menyangkut program peningkatan produksi ternak sesuai potensi daerah yang berkaitan dengan masalah asupan gizi masyarakat. Dengan berbagai kerjasama di atas, diharapkan kebutuhan bahan pangan asal ternak yaitu susu dapat dipenuhi oleh produksi dalam negeri.

Data dari Dinas Peternakan menunjukkan bahwa penyebaran ternak perah tidak merata, bahkan ada beberapa propinsi yang tidak memiliki populasi ternak perah. Umumnya ternak perah terpusat di Pulau Jawa. Akibatnya kawasan yang cukup pangan menjadi daerah kosong ternak. Padahal setiap tahun 30.000 – 40.000 hektar lahan pertanian di Pulau Jawa beralih fungsi dan pencetakan sawah baru tidak lebih dari 5.000 hektar per tahunnya. Hal ini berdampak bagi lahan untuk peternakan dan penyediaan makanan ternak menjadi semakin berkurang.

Sumatera Barat memiliki berbagai potensi dan kondisi alam yang cocok untuk pengembangan ternak perah. Lokasinya yang strategis di tengah Pulau Sumatera dapat menjadikan Sumatera Barat sebagai sentra susu di luar Pulau Jawa untuk menyuplai kebutuhan susu untuk propinsi tetangga seperti Jambi, Riau, dan Bengkulu, dan juga dapat memenuhi permintaan susu dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Oleh sebab itu dalam menghadapi era Perdagangan Bebas tahun 2020, produksi susu ternak perah dengan kondisi kualitas susu yang sehat dan bebas residu sangat memegang peranan penting agar susu yang kita produksi dapat bersaing dan dapat diterima konsumen di pasar International.

Berdasarkan pokok-pokok pemikiran tersebut diatas, maka Fakultas Peternakan Universitas Andalas akan menyelenggarakan International Seminar of Dairy Cattle dengan tema „Improving Productivity of Dairy Cattle Using Natural Products”

Tujuan Seminar:

1. Menggali dan menyebarluaskan hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan peningkatan produsi susu ternak perah melalui pemanfaatan bahan pakan alami.

2. Menyajikan inovasi teknologi yang siap dikembangkan dalam upaya meningkatkan produksi susu sapi perah.

3. Menyediakan wahana pertukaran informasi bagi pelaku usaha dan menyosialisasikan hasil-hasil penelitian.

4. Menjalin kerjasama antara Perguruan Tinggi, Instansi Pemerintah, Lembaga Penelitian/Badan Litbang, praktisi, dan pengguna jasa yang terkait dengan pengembangan industri susu.

5. Memperkenalkan Provinsi Sumatera Barat sebagai sentra produksi susu baru di Indonesia.

Manfaat Seminar:

1. Menjalin komunikasi yang lebih baik dan intensif antara Perguruan Tinggi dengan para peneliti dari berbagai Lembaga Penelitian/Badan Litbang, Instansi pemerintah, dan kalangan industri untuk pengembangan ternak perah dimasa yang akan datang.

2. Ikut mensukseskan Gerakan Intensif Minum Susu Sehari Bagi Usia Sekolah (GERIMIS BAGUS).

3. Ikut mensukseskan „Gerakan Menuju Sumbar Sehat tahun 2010“

4. Ikut mensukseskan „Program Menuju Perdagangan Bebas 2020“

Waktu dan Tempat Seminar

Seminar akan dilaksanakan di Gedung E dan F Kampus Unand Limau Manis Padang pada tanggal 2 – 3 Juni 2009.

Pembicara

Pembicara Utama (keynote speaker) pada seminar ini adalah:

  1. Gubernur Sumatera Barat.
  2. Direktur Jenderal Bina Produksi Peternakan, Departemen Pertanian, Jakarta.
  3. Dr. John B. Moran (Senior Advisory Dairy Cattle, Australia).
  4. Prof.Garnsworthy dari UK (Nutrition of Dairy Cattle).
  5. Dr. Ujhisima (Jepang).
  6. Prof. Dr. Ir. H. Moch. Makin, MS (Fapet UNPAD, Bandung).
  7. Dr. Ir. Suryahadi, DEA. (Fapet IPB, Bogor).
  8. Dr. Ir. Ellyza Nurdin, MS (Fakultas Peternakan UNAND, Padang).
  9. Hj. Fina Rosdiana (Goalpara Group Sukabumi).

Peserta

Peserta seminar adalah:

  • Dosen Perguruan Tinggi yang berasal dari bidang ilmu terkait (Peternakan/Pertanian/MIPA/Farmasi/Teknologi Pangan/Bioteknologi).
  • Peneliti pada Lembaga Penelitian Bidang Peternakan, BPTP Badan Litbang Pertanian Deptan.
  • Industri Pengolahan Hasil Ternak khusus Industri Pengolahan Susu, Industri yang berkaitan dengan produk-produk susu.
  • Dinas/instansi pemerintah terkait (Badan POM, Dinas Peternakan, dll).
  • Mahasiswa baik tingkat sarjana maupun Pascasarjana dari Perguruan Tinggi atau Program Studi Peternakan.
  • Peternak, kelompok peternak atau organisasi peternak yang berkaitan dengan ternak perah

KEGIATAN

Bentuk kegiatan adalah seminar perkembangan terkini mengenai peternakan sapi perah (genetik dan breeding, nutrisi, manajemen/tatalaksana dan penanganan hasil). Materi seminar terdiri dari makalah utama dan makalah penunjang. Makalah utama akan disampaikan oleh pembicara yang diundang. Makalah penunjang membahas hasil-hasil penelitian dan atau pemikiran baru yang relevan dengan bidang peternakan sapi perah. Makalah utama dan makalah penunjang akan dimuat dalam Prosiding Seminar ber-ISBN.

Ketentuan Penulisan Makalah

Makalah penunjang ditulis dalam Bahasa Indonesia. Makalah belum pernah dipublikasikan. Makalah merupakan hasil penelitian, review dan pemikiran baru dalam bidang peternakan sapi perah.

Penulisan makalah sesuai kaidah umum karya ilmiah yang terdiri dari: Judul (huruf kapital), Nama Penulis dan Alamat instansi, Abstrak (maksimum 250 kata), Pendahuluan, Materi dan Metode, Hasil dan Pembahasan, Kesimpulan, dan Daftar Pustaka. anjang tulisan maksimum 6 halaman, ukuran kertas A4, diketik 1,5 spasi dengan huruf Time New Roman 12.

Abstrak paling lambat diterima panitia pada tanggal 20 Mei 2009. Abstrak dikirimkan melalui email ke : isdc_2009@yahoo.co.id.

PESERTA

Peserta seminar terdiri dari pakar, dosen, peneliti, praktisi peternakan, birokrat, mahasiswa dan stake holder terkait dalam bidang peternakan dan veteriner.

Pendaftaran peserta dimulai tanggal 20 April s/d 30 Mei 2009 setiap hari kerja (Senin s/d Jumat) di Sekretariat Panitia: Jurusan Produksi Ternak Fakultas Peternakan Kampus UNAND Limau Manis Telp./Fax (0751) 71464, 74208, HP. 08126703875 (DR. Mardiati Zain), 081310689352 (DR. Montesqrit), 081380658871 (DR. Rusfidra). Email : isdc_2009@yahoo.co.id

Kontribusi Seminar sebagai berikut:

1. Dosen dan Peneliti : Rp. 250.000

2. Birokrat : Rp. 250.000

3. Praktisi Peternakan : Rp. 250.000

4. Mahasiswa (S2-S3) : Rp. 150.000

5. Mahasiswa S1 : Rp. 100.000

Fasilitas yang diperoleh: seminar kit, sertifikat, makalah, konsumsi dan snack.

Susunan Panitia Seminar Internasional

Panitia Pengarah :

1. Dekan Fakultas Peternakan Universitas Andalas

2. PD I Fakultas Peternakan Universitas Andalas

3. PD II Fakultas Peternakan Universitas Andalas

4. Prof. Drh. Hj. Endang Purwati R.N. MS., Ph.D.

5. Prof. Dr. Ir. James Hellyward, MS

6. Prof. Dr. Ir. Ferdinal Rahim

7. Ir. Surya Dharma Sabirin, MM (Ketua ISPI Sumatera Barat).

8. Ir. Edwardi, MM (Kepala Dinas Peternakan Provinsi Sumatera Barat).

Panitia Pelaksana

Ketua Pelaksana : Dr. Ir. Ellyza Nurdin, MS.

Wakil Ketua : Dr. Ir. Rusmana Wijaya SN, M.Rur.Sc.

Sekretaris : Dr. Ir. Mardiati Zain, MS.

Sekretariat : 1. Ir. Arief, MS.

2. Dr. Ir. Montesqrit, MSi

3. Irwanto, S.Kom

Bendahara : Ir. Elly Roza MS.

Seksi – Seksi

Seksi Seminar : 1. Dr. Ir. Salam Ningsih Aritonang, MS.

2. Dr. Ir. Mardiati Zain, MS.

Seksi Acara/Tamu : 1. Dr. Ir. Nuraini, MS.

2. Dr. Ir. Hj. Maria Endo Mahatta, MS.

3. Badan Eksekutif Mahasiswa Faterna UNAND.

Seksi Dana : 1. Dr. Ir. Yan Heryadi, MP

2. Ir. Elly Roza, MS.

Seksi Konsumsi : 1. Ir. Firda Arlina, MS

Publikasi, Dok. dan Humas : Dr. Rusfidra, S.Pt.


Join us and get free scholarship information to your inbox. Fill in the form below with your email address:


6 Comments

  1. aditia saputra says:

    maju peternakan indonesia
    khususny unand

    jgn hnya sminar ja
    buat kegiatan yg lngsung bisa bntu kmjuan
    pternakan indonesia

  2. Adoen's says:

    Bos, adain dong transmigran sapi perah dari jawa, kita peternak sapi perah jawa, kesulitan lahan, kalau ada transmigrasi sapi perah, kita mo daftar, di sini pasti banyak yg mo ikut, ternak nya di bawa ke sana, asal di sediakan lahan dan pemasaran susu

  3. deddy says:

    what’s your next action? peternak butuh action, seminar saja tidak cukup..

  4. Afif Turindra M says:

    Salut Buat UNAND

    Hidup Peternakan Indonesia
    jayalah Selalu Ismapeti

  5. eviyati says:

    terima kasih atas infonya, mudahmudahan saya bisa menghadiri seminar internasional ke fapet unand

  6. waldani says:

    HIDUP ISMAPETI

Leave a comment

Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!